Tiga Rekan Pelaku Pencurian Buah Sawit Masih Buron di Gol

Aksi pencurian buah sawit kembali terjadi, kali ini di Jalinsum Pertanian, Desa Damuli Pekan, Kecamatan Kualuh Selatan. Kejadian ini terungkap setelah Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu berhasil menangkap salah satu pelaku, berinisial FP (21), yang berasal dari Gunting Saga. FP ditangkap saat membawa buah sawit curian bersama dengan rekan-rekannya yang kini sedang dalam pengejaran pihak kepolisian.
Rincian Kejadian Pencurian
Pencurian buah sawit tersebut berlangsung pada Sabtu dini hari, tepatnya pada tanggal 11 April 2026, sekitar pukul 03.00 WIB. Korban, Nikodemus Sianipar (30) yang merupakan warga Aek Kanopan, mendapati truknya yang memuat sawit dibobol saat dalam perjalanan. Terpal yang menutupi muatan truk tersebut sobek, dan sejumlah buah sawit hilang di tengah perjalanan.
Kecurigaan Nikodemus muncul ketika ia melintas di lokasi kejadian dan menemukan buah sawit berserakan di tepi jalan. Saat ia berhenti untuk menyelidiki, ia melihat tiga orang yang sedang mengumpulkan hasil curian tersebut. Melihat kedatangan korban, para pelaku pun langsung melarikan diri, namun satu di antara mereka berhasil ditangkap beberapa jam kemudian di Simpang Lingkungan Panjang Bidang, sekitar pukul 06.00 WIB.
Penyelidikan dan Penangkapan
Setelah ditangkap, FP menjalani proses interogasi oleh pihak kepolisian. Dalam proses tersebut, ia mengakui bahwa ia beraksi bersama tiga orang rekannya yang kini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), yaitu D, R, dan N. Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti dari lokasi kejadian, termasuk sepeda motor Honda Supra tanpa pelat, 16 janjang sawit, serta terpal truk yang dalam kondisi rusak akibat pencurian tersebut.
Proses Hukum yang Berlanjut
Kapolsek Kualuh Hulu, melalui Unit Reskrim, menyatakan bahwa kasus pencurian ini masih dalam tahap pengembangan. Saat ini, FP telah ditahan di sel Polsek Kualuh Hulu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kerugian yang dialami oleh korban diperkirakan mencapai sekitar Rp1,5 juta, yang tentunya memberikan dampak signifikan bagi usaha yang dijalankan oleh Nikodemus.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk mengejar dan menangkap rekan-rekan FP yang masih buron. Upaya ini dilakukan agar pelaku lainnya dapat dihadapkan pada hukum dan memberikan efek jera bagi siapapun yang berani melakukan tindakan serupa. Di sisi lain, masyarakat diharapkan lebih waspada dan berhati-hati terhadap potensi pencurian yang bisa terjadi di lingkungan mereka.
Rekomendasi untuk Masyarakat
Untuk menghindari kejadian serupa, berikut adalah beberapa langkah yang bisa diambil oleh masyarakat:
- Selalu memantau dan menjaga keamanan area penyimpanan buah sawit.
- Membentuk kelompok pengawasan di lingkungan untuk saling membantu menjaga keamanan.
- Segera melaporkan kepada pihak berwenang jika mencurigai adanya aktivitas mencurigakan.
- Memanfaatkan teknologi seperti kamera CCTV untuk memantau area yang rawan pencurian.
- Menjalin komunikasi yang baik dengan petugas kepolisian setempat untuk meningkatkan keamanan.
Dengan tindakan preventif ini, diharapkan kejadian pencurian buah sawit dapat diminimalisir dan keamanan di sekitar lahan pertanian dapat terjaga dengan baik.





