Polda Tangkap Pengecer Sabu di Lubuk Pakam, Tindak Tegas Peredaran Narkoba

Pada Selasa malam, seorang pria bernama Haris Pujiono (26) ditangkap di Jalan Dokter Cokroaminoto, Kelurahan Lubuk Pakam Pekan, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang. Penangkapan ini terjadi setelah ia diduga terlibat dalam peredaran narkoba jenis sabu-sabu. Tersangka terlihat sangat menyesal saat ditangkap oleh pihak kepolisian dan kini sedang menjalani proses hukum di sel Sat Narkoba Polresta Deli Serdang.
Proses Penangkapan yang Berbasis Informasi Masyarakat
Informasi yang dihimpun menunjukkan bahwa penangkapan Haris merupakan hasil dari laporan masyarakat yang mengindikasikan adanya aktivitas mencurigakan di kawasan tersebut. Petugas kepolisian segera merespons dengan melakukan penyelidikan dan pengamatan terhadap individu yang dicurigai.
Setelah melakukan pengintaian yang teliti, petugas menemukan sosok pria yang berperilaku mencurigakan di lokasi yang dilaporkan. Penangkapan dilakukan dengan prosedur yang ketat, demi memastikan keamanan baik bagi petugas maupun masyarakat di sekitar.
Pemeriksaan dan Penggeledahan
Setelah berhasil mengamankan Haris, petugas melanjutkan dengan penggeledahan menyeluruh. Dalam proses ini, mereka menemukan sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan keterlibatan tersangka dalam peredaran narkoba.
- 16 paket plastik klip transparan berisi sabu dengan total berat kotor 2,75 gram.
- Satu blok plastik klip kosong.
- Satu plastik klip ukuran sedang kosong.
- Satu buah masker hitam yang diduga digunakan saat bertransaksi.
Barang-barang tersebut berhasil diamankan untuk dijadikan bukti dalam proses hukum selanjutnya.
Pernyataan Pihak Kepolisian
Kompol Dr. Fery Kusnadi, SH MH, yang menjabat sebagai Kasatres Narkoba Polresta Deli Serdang, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini adalah hasil kerja sama yang baik antara masyarakat dan kepolisian. Ia menekankan pentingnya informasi dari warga dalam memerangi peredaran narkoba di daerah tersebut.
“Kami menerima informasi dari masyarakat mengenai seorang pria yang diduga menguasai narkotika jenis sabu. Dengan cepat, personel kami melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka pada Selasa, 9 Juni 2026, sekitar pukul 19.00 WIB,” ungkap Kompol Fery.
Langkah Selanjutnya
Setelah penangkapan, Haris beserta barang bukti dibawa ke kantor untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kasus ini menunjukkan komitmen kepolisian dalam menindak tegas peredaran narkoba di wilayah hukum Polresta Deli Serdang.
Apresiasi untuk Masyarakat
Kombes Pol. Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., yang menjabat sebagai Kapolresta Deli Serdang, memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat yang berperan aktif dalam melaporkan aktivitas mencurigakan. Ia menekankan bahwa keberhasilan operasi ini tidak lepas dari dukungan dan kerjasama masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk memberantas narkoba di wilayah hukum Polresta Deli Serdang. Untuk itu, kami mengajak semua elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Hal ini penting demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman dan kondusif,” pungkasnya.
Peran Masyarakat dalam Memerangi Narkoba
Peran aktif masyarakat dalam mengawasi lingkungan sekitar sangat penting dalam mencegah peredaran narkoba. Dengan memberikan informasi kepada pihak berwajib, masyarakat dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bebas dari pengaruh narkoba.
Berikut adalah beberapa langkah yang bisa dilakukan masyarakat untuk membantu memerangi peredaran narkoba:
- Melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian.
- Meningkatkan kesadaran akan bahaya narkoba di kalangan keluarga dan lingkungan.
- Berkolaborasi dengan pemerintah setempat dalam program-program pencegahan narkoba.
- Mendukung kegiatan sosial yang mengedukasi masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkoba.
- Menjadi contoh yang baik dalam menjauhi narkoba dan perilaku negatif lainnya.
Kesadaran dan Tindakan Bersama
Masyarakat perlu meningkatkan kesadaran akan bahaya narkoba dan dampaknya yang merugikan. Dengan melakukan tindakan bersama, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat untuk generasi mendatang.
Peredaran narkoba adalah isu serius yang memerlukan perhatian semua pihak. Dengan kerjasama yang baik antara masyarakat dan aparat kepolisian, diharapkan peredaran narkoba dapat ditekan secara signifikan.
Penanganan Hukum Terhadap Pelaku
Setelah penangkapan, proses hukum terhadap Haris Pujiono akan dilanjutkan. Penegakan hukum yang tegas diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku lainnya yang terlibat dalam peredaran narkoba.
Penanganan hukum terhadap pelaku narkoba tidak hanya berfokus pada sanksi, tetapi juga pada rehabilitasi bagi mereka yang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. Dengan pendekatan yang holistik, diharapkan para pelaku dapat kembali ke masyarakat dengan lebih baik.
Dampak Peredaran Narkoba
Peredaran narkoba memiliki dampak yang sangat luas dan merugikan. Selain merusak generasi muda, narkoba juga dapat menimbulkan berbagai masalah sosial, ekonomi, dan kesehatan. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan penanggulangan harus dilakukan secara komprehensif.
Beberapa dampak negatif dari peredaran narkoba antara lain:
- Peningkatan angka kriminalitas di masyarakat.
- Penyakit yang disebabkan oleh penggunaan narkoba yang tidak terkontrol.
- Kerusakan pada hubungan sosial dan keluarga.
- Kerugian ekonomi bagi individu dan masyarakat.
- Stigma sosial terhadap pengguna narkoba dan keluarganya.
Membangun Kesadaran Bersama
Untuk menciptakan masyarakat yang bebas narkoba, penting bagi semua pihak untuk terlibat dalam upaya pencegahan. Pendidikan dan sosialisasi mengenai bahaya narkoba perlu digalakkan, terutama di kalangan remaja dan anak muda.
Pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat sipil dapat bekerja sama untuk menyelenggarakan program-program edukatif yang informatif dan menarik. Dengan pendekatan yang tepat, diharapkan generasi mendatang dapat lebih sadar akan bahaya narkoba dan menjauhinya.
Dalam menghadapi isu narkoba, tidak ada satu pihak pun yang bisa bekerja sendiri. Kerjasama antara masyarakat, pemerintah, dan aparat penegak hukum menjadi kunci keberhasilan dalam memerangi peredaran narkoba di Indonesia.
Dengan langkah-langkah yang tepat dan kesadaran kolektif, kita dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat, bebas dari pengaruh narkoba.






