Batam

Sekda Batam Dampingi KPK Tinjau Proyek untuk Cegah Korupsi Secara Langsung

Korupsi merupakan tantangan serius yang dihadapi oleh pemerintah di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Di Batam, pemerintah kota menunjukkan komitmen yang kuat untuk memberantas praktik korupsi, terutama dalam pelaksanaan proyek-proyek strategis. Dalam upaya mencegah korupsi secara langsung, Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, bersama dengan tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai proyek pembangunan. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memastikan transparansi, tetapi juga untuk memperkuat sistem pengawasan yang ada.

Peninjauan Proyek Strategis oleh KPK

Pada Senin, 6 April 2026, tim dari KPK yang dipimpin oleh Kepala Satuan Tugas Direktorat Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Wilayah I, Uding Juharudin, melakukan peninjauan terhadap beberapa proyek Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) serta Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) di Batam. Peninjauan ini menjadi langkah penting dalam mengawasi jalannya pembangunan yang ada di kota ini.

Proyek Revitalisasi di Kecamatan Sekupang

Tim KPK memulai kegiatan mereka di Kecamatan Sekupang dengan meninjau proyek revitalisasi dan rehabilitasi gedung shelter yang dikelola oleh Dinas Sosial. Proyek ini ditujukan untuk meningkatkan layanan bagi kelompok rentan di wilayah tersebut. Dengan adanya proyek ini, diharapkan dapat memberikan dukungan yang lebih baik kepada masyarakat yang membutuhkan.

Pemeriksaan PSU di Tanjung Uncang

Setelah itu, tim melanjutkan perjalanan ke kawasan Tanjung Uncang untuk mengecek PSU Perumahan Central Park Residence. Proyek ini telah diserahkan oleh pengembang kepada pemerintah daerah. Dalam kesempatan ini, KPK menyoroti pentingnya ketelitian dalam proses serah terima aset agar tidak muncul masalah di masa mendatang. Ketelitian ini menjadi salah satu faktor kunci untuk mencegah potensi korupsi.

Penguatan Laboratorium Kesehatan

Tim kemudian bergerak ke Baloi Permai untuk memeriksa proyek penguatan Laboratorium Kesehatan Masyarakat. Fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat Batam. Dengan adanya fasilitas yang lebih baik, diharapkan kualitas layanan kesehatan dapat meningkat secara signifikan.

Pembangunan Unit Sekolah Baru di Nongsa

Rangkaian kegiatan peninjauan ditutup di Kecamatan Nongsa, di mana tim meninjau pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) tingkat SMP yang dikelola oleh Dinas Pendidikan. Proyek ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan pendidikan di daerah tersebut, serta memberikan akses yang lebih baik bagi siswa.

Komitmen Pemko Batam terhadap Pengawasan

Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, menegaskan bahwa kehadiran KPK di Batam bukan hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai bagian dari upaya penguatan sistem pengawasan yang lebih baik. “Kehadiran KPK ini menunjukkan bahwa kami berkomitmen untuk menjalankan semua proses pembangunan dengan cara yang sesuai aturan dan transparan, serta bebas dari praktik korupsi,” ujarnya.

Transparansi dan Akuntabilitas dalam Proyek

Firmansyah juga menyoroti pentingnya menjaga kualitas proyek sejalan dengan integritas pelaksanaannya. “Setiap proyek harus dapat dipertanggungjawabkan, tidak hanya secara administratif, tetapi juga secara moral kepada masyarakat,” jelasnya. Hal ini menunjukkan bahwa Pemko Batam serius dalam menjalankan tanggung jawabnya kepada publik.

Sinergi dengan KPK untuk Tata Kelola yang Lebih Baik

Menurut Firmansyah, kolaborasi antara pemerintah daerah dan KPK dapat menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola pembangunan di Batam. “Kami tidak hanya fokus pada kecepatan pembangunan, tetapi juga memastikan bahwa semua proses berjalan dengan benar. Kecepatan tanpa integritas berisiko menimbulkan masalah di kemudian hari,” tambahnya.

Pendampingan KPK dalam Pencegahan Korupsi

Kepala Satgas Korsupgah Wilayah I KPK, Uding Juharudin, menjelaskan bahwa pendampingan yang dilakukan oleh KPK merupakan bagian dari upaya pencegahan korupsi. “Kami hadir untuk memastikan bahwa seluruh proses pembangunan berjalan sesuai ketentuan yang ada, transparan, dan akuntabel. Pencegahan menjadi langkah utama untuk menghindari masalah di masa depan,” ungkapnya.

Upaya Pemerintah Kota Batam Menuju Tata Kelola Bersih

Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kota Batam bertekad untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, serta berorientasi pada hasil dan kepentingan masyarakat. Dengan adanya pengawasan yang ketat dari KPK dan komitmen dari pemerintah daerah, diharapkan proyek-proyek yang dijalankan dapat bebas dari praktik korupsi.

  • Peninjauan proyek dilakukan oleh tim KPK dan Sekda Batam.
  • Proyek mencakup revitalisasi gedung shelter, PSU, dan laboratorium kesehatan.
  • KPK menekankan pentingnya ketelitian dalam proses serah terima aset.
  • Firmansyah menegaskan komitmen Pemko Batam terhadap transparansi.
  • Kolaborasi ini bertujuan untuk memperbaiki tata kelola pembangunan secara menyeluruh.

Dengan langkah-langkah yang diambil dalam peninjauan proyek dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan KPK, Batam berupaya menciptakan lingkungan pembangunan yang bersih dan bebas dari korupsi. Inisiatif ini diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya menjaga integritas dan akuntabilitas dalam setiap proyek pembangunan.

Back to top button