Liga 4 Sumut: Grup A dan B Sudah Menentukan Wakil untuk Babak 6 Besar

Dalam dunia sepak bola, setiap kompetisi memiliki momen-momen yang sangat dinantikan, terutama saat tim-tim terbaik bersaing untuk memperebutkan posisi teratas. Liga 4 Sumut, sebagai salah satu ajang bergengsi di wilayah Sumatera Utara, kini telah memasuki fase menarik dengan ditentukannya wakil dari Grup A dan B untuk melaju ke babak enam besar. Setelah serangkaian pertandingan yang sengit, tim-tim yang berhasil menunjukkan performa terbaik mereka siap untuk melanjutkan perjuangan dalam kompetisi yang semakin ketat ini.
Wakil dari Grup A dan B
Grup A dan B Liga 4 Sumut telah mengumumkan tim-tim yang akan melanjutkan perjalanan mereka ke babak enam besar Piala Gubernur Sumatera Utara untuk musim 2025/26. Setelah menyelesaikan pertandingan terakhir pada tanggal 4 Maret 2026, empat tim terpilih berhasil mendapatkan tiket ke fase selanjutnya.
Dari Grup A, Binjai City Sport Club dan PS Kwarta menjadi dua tim yang berhasil meraih kesempatan tersebut. Binjai City tampil luar biasa dengan catatan tak pernah kalah sepanjang fase grup. Pada laga penutup, mereka berhasil mengalahkan Brimo Langkat dengan skor tipis 1-0 di Lapangan Yon Zipur. Sementara itu, pertandingan yang mempertemukan Harjuna Putra dan PS Kwarta berakhir dengan hasil imbang 0-0. Hasil ini cukup menguntungkan bagi PS Kwarta, karena mereka unggul dalam perhitungan fair play, mengingat poin dan agregat gol kedua tim setara.
Persepsi Pelatih PS Kwarta
Pelatih PS Kwarta, Irwansyah Panjaitan, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya terhadap kerja keras para pemain. “Keberhasilan ini adalah buah dari dedikasi tim, yang bahkan melaksanakan latihan rutin sejak hari kedua Lebaran untuk mempertahankan performa mereka,” ungkap Irwansyah setelah pertandingan berakhir.
Menjelang babak enam besar, Irwansyah menekankan pentingnya evaluasi, terutama pada lini depan. “Kami akan fokus meningkatkan penyelesaian akhir yang masih perlu diperbaiki,” tambahnya, menunjukkan keseriusan tim dalam menghadapi tantangan yang lebih besar di depan.
Persaingan Ketat di Grup B
Grup B juga tidak kalah menarik, dengan persaingan yang sangat ketat. Gumarang FC harus berjuang keras saat menghadapi PS TGM di Stadion Unimed. Meskipun hanya membutuhkan hasil imbang untuk melaju ke babak enam besar, mereka terpaksa menghadapi tekanan yang cukup berat selama pertandingan berlangsung.
Keberhasilan Gumarang FC ditentukan oleh gol tunggal yang dicetak oleh Jekfin Zebua di akhir pertandingan, yang memastikan tim berjuluk Anak Rantau ini melangkah ke babak enam besar. Hasil tersebut membawa Gumarang FC ke puncak klasemen Grup B, menegaskan dominasi mereka dalam fase grup.
Kinerja Batubara United
Di pertandingan lain, Batubara United menunjukkan performa yang sangat mengesankan dengan kemenangan telak 6-1 atas Ratu FC di Lapangan Cadika Medan Johor. Hasil ini tidak hanya membuat mereka melaju ke babak enam besar, tetapi juga mengamankan posisi kedua di grup mereka.
Apresiasi dari Pihak Manajemen
Owner Gumarang FC, Hengki Ahmad, mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas pencapaian timnya. “Keberhasilan ini adalah hasil dari semangat juang yang ditunjukkan oleh para pemain dalam setiap laga yang mereka jalani,” ujarnya dengan penuh bangga.
Keributan di Akhir Pertandingan
Namun, pertandingan antara Gumarang FC dan PS TGM tidak lepas dari kontroversi. Di akhir laga, terjadi keributan yang dipicu oleh provokasi dari bangku cadangan PS TGM. Menurut informasi dari saksi yang siap memberikan keterangan di Sidang Komdis PSSI Sumut, ada ucapan tidak pantas yang ditujukan kepada pemain Gumarang FC di lapangan.
Untungnya, kericuhan tersebut dapat diredam dengan cepat oleh panitia pelaksana dan pihak keamanan, sehingga pertandingan dapat berakhir dengan baik.
Dukungan dan Inovasi di Liga 4 Sumut
Penting untuk dicatat bahwa Liga 4 Sumut musim ini mendapatkan dukungan sponsor dari Bank Sumut. Selain itu, ini juga merupakan kali pertama Liga 4 Sumut menggunakan operator kompetisi, yang menandai langkah maju dalam pengelolaan liga ini. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan kompetisi dapat berjalan lebih profesional dan menarik untuk ditonton.
Secara keseluruhan, Liga 4 Sumut telah menunjukkan perkembangan yang signifikan, baik dari segi kualitas permainan maupun pengelolaan kompetisi. Dengan tim-tim yang siap bersaing di babak enam besar, penonton dapat mengharapkan pertandingan yang penuh semangat dan drama di depan mereka.
Dengan berbagai cerita menarik dan dinamika yang terjadi, Liga 4 Sumut semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu kompetisi sepak bola yang patut diperhatikan di Sumatera Utara. Semua mata kini tertuju pada tim-tim yang akan bertanding di babak enam besar, di mana setiap pertandingan akan menjadi ajang pertarungan yang sengit dan penuh strategi.





