Jasa Marga Luncurkan Mudik Gratis Bertahap untuk 1.500 Peserta: Strategi Distribusi Lalu Lintas Aman dan Terjaga

Tahun 2026 menjadi saksi PT Jasa Marga (Persero) Tbk melakukan langkah besar dengan kembali meluncurkan program Mudik Gratis Bersama Jasa Marga. Acara pelepasan peserta mudik berlangsung di Gedung Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, pada Minggu (15/03). Program ini menjadi bagian penting dari serangkaian Mudik Gratis BUMN 2026 yang diinisiasi oleh Danantara Indonesia dan Badan Pengaturan (BP) BUMN dengan tema “Mudik Aman, Berbagi Harapan”. Inisiatif ini juga merupakan refleksi dari komitmen Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perusahaan yang secara konsisten diselenggarakan setiap tahun.
Kegiatan Pelepasan
Kegiatan pelepasan ini dihadiri oleh berbagai pihak penting dari Jasa Marga, termasuk Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Direktur Human Capital dan Transformasi Yoga Tri Anggoro, dan lainnya. Tak hanya itu, Kepala Induk Patroli Jalan Raya (Kainduk PJR) Tol Jagorawi Kompol Ahmad Jajuli juga turut hadir dalam acara ini.
Sebelum pelepasan, Rivan A. Purwantono selaku Direktur Utama Jasa Marga memberikan sambutan dan meninjau kesiapan armada bus yang akan digunakan. Ia mengemukakan bahwa program mudik gratis ini merupakan bentuk partisipasi BUMN dalam mendukung Pemerintah untuk melaksanakan arus mudik yang aman, tertib, dan kondusif. Dengan menyediakan moda transportasi yang layak dan memenuhi standar keselamatan, Jasa Marga berkeinginan untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan mudik dengan lebih nyaman dan aman.
Komitmen Jasa Marga
Rivan A. Purwantono menegaskan bahwa program ini adalah upaya Jasa Marga untuk memudahkan masyarakat pulang kampung dengan aman dan nyaman. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mengurangi potensi risiko kecelakaan lalu lintas dengan mendorong penggunaan transportasi umum seperti bus.
Pada tahun 2026 ini, Jasa Marga menyiapkan 30 armada bus dengan jumlah sekitar 1.500 peserta mudik yang menuju berbagai kota di Pulau Jawa, seperti Surabaya, Yogyakarta, Semarang, dan Solo. Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2025 yang hanya memberangkatkan 27 armada bus dengan total sekitar 1.350 peserta. Sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan perjalanan, Jasa Marga memastikan bahwa semua armada yang digunakan telah melalui pemeriksaan kelayakan kendaraan sebelum keberangkatan. Pengemudi dan kru bus juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi fisik yang prima selama perjalanan.
Strategi Distribusi Lalu Lintas
Pemberangkatan peserta mudik dilakukan lebih awal dan secara bertahap dengan tujuan mempertimbangkan kelancaran lalu lintas. Pada pelepasan perdana di TMII, bus pertama yang diberangkatkan adalah bus yang menuju Surabaya sebagai tujuan terjauh, lalu diikuti dengan Yogyakarta dan Semarang/Surakarta.
Rivan menjelaskan, “Sebagai pengelola jalan tol, kami ingin memastikan bahwa pada saat puncak arus mudik nanti tidak terjadi penumpukan kendaraan, termasuk bus. Dengan pemberangkatan lebih awal serta diatur secara bertahap, diharapkan distribusi lalu lintas dapat lebih merata sehingga perjalanan masyarakat tetap lancar dan aman.”
Berbagai Fasilitas
Program ini juga memberikan kesempatan bagi mitra kerja Jasa Marga untuk ikut serta dalam program mudik gratis. Para peserta mendapatkan berbagai fasilitas, seperti perbekalan perjalanan dan buku bacaan bagi anak-anak agar perjalanan mudik menjadi lebih nyaman dan berkesan. Selain pelepasan di TMII, Jasa Marga juga akan kembali memberangkatkan peserta secara serentak bersama BUMN lainnya saat penyelenggaraan Mudik Gratis BUMN 2026 pada 17 Maret 2026 di Gelora Bung Karno (GBK). Untuk memberikan rasa aman selama perjalanan, seluruh peserta mudik termasuk pengemudi dan kru bus telah terdaftar dalam perlindungan asuransi dari Jasa Raharja Putera.
Salah seorang peserta mudik, Maulida, mengungkapkan kegembiraannya bisa mengikuti program Mudik Gratis Bersama Jasa Marga tahun ini. Ia mengetahui informasi program tersebut dari media sosial sebelum akhirnya mendaftar secara daring bersama keluarganya.
“Saya tahu dari tetangga yang pernah ikut, lalu saya cari informasi di Facebook dan TikTok sampai menemukan link pendaftaran online. Saya mudik bersama suami dan anak. Ini pertama kalinya kami mudik ke Yogyakarta melalui program mudik gratis Jasa Marga. Senang sekali bisa pulang kampung lebih awal untuk berkumpul dengan keluarga di Klaten, sehingga bisa menghabiskan waktu lebih lama bersama keluarga tercinta,” ujar Maulida.
Harapan Jasa Marga
Melalui program Mudik Gratis 2026, Jasa Marga berharap dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung kelancaran mobilitas nasional selama periode Angkutan Lebaran 2026. Program ini juga sejalan dengan komitmen Jasa Marga dalam menghadirkan pengalaman Mudik Nyaman Bersama bagi masyarakat, melalui penyediaan layanan jalan tol yang andal, fasilitas pendukung perjalanan yang memadai, serta berbagai kanal informasi lalu lintas yang terintegrasi. Dengan dukungan tersebut, Jasa Marga berharap perjalanan mudik masyarakat dapat berlangsung lebih aman, nyaman, dan berkeselamatan hingga tiba di kampung halaman.

