Polresta Deli Serdang Lakukan Pemeriksaan Urine pada Awak Angkutan Udara dan Darat di Bandara Kualanamu

Sebagai bagian dari upaya peningkatan keamanan dan kenyamanan penumpang dalam Operasi Ketupat Toba Tahun 2026, Polresta Deli Serdang telah menggandeng OIC Bandara Kuala Namu dan AVSEC Bandara Kuala Namu untuk melakukan pemeriksaan urine pada awak angkutan udara dan darat. Pemeriksaan ini ditujukan kepada pilot, co-pilot, pramugari maskapai penerbangan, dan sopir bus yang beroperasi di Bandara Internasional Kuala Namu.
Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba
Langkah ini diambil sebagai upaya preventif terhadap potensi penyalahgunaan narkoba oleh para awak maskapai dan sopir bus di Bandara Kualanamu. Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi penumpang yang akan berpergian selama periode Mudik Idul Fitri 1447 H Tahun 2026.
Kegiatan ini diawali dengan persiapan dan koordinasi antara Polresta Deli Serdang dan Angkasa Pura Aviasi. Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, SIK, M.Si, dan Kasat Narkoba Polresta Deli Serdang Kompol Dr. Fery Kusnadi, SH, MH, memimpin koordinasi tersebut.
Implementasi Pemeriksaan Urine
Pelaksanaan pemeriksaan urine ini dimulai dengan apel persiapan yang dipimpin oleh Kapolresta Deli Serdang dan Kasat Narkoba Polresta Deli Serdang. Arahan dan teknis pelaksanaan pemeriksaan urine diberikan, setelah itu petugas melanjutkan proses pemeriksaan di ruang lobi meeting room Angkasa Pura Aviasi Bandara Internasional Kuala Namu.
Pentingnya Pemeriksaan Urine
Menurut Kapolresta Deli Serdang, pemeriksaan urine ini sangat penting untuk mengantisipasi kemungkinan adanya awak pesawat udara dan sopir bus yang melakukan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang lainnya saat melaksanakan tugasnya. Langkah ini diharapkan dapat memberikan keamanan dan kenyamanan dalam penerbangan udara serta menghindari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.
Hasil Pemeriksaan Urine
Pada kegiatan ini, sebanyak 25 orang yang terdiri dari pilot, copilot, pramugari, dan sopir bus telah menjalani tes urine. Berdasarkan hasil pemeriksaan, semua individu tersebut dinyatakan negatif terhadap penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang lainnya.
Secara keseluruhan, inisiatif ini merupakan upaya penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi penumpang. Dengan adanya pemeriksaan urine ini, diharapkan dapat mengurangi risiko penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya di kalangan awak angkutan udara dan darat, sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi penumpang selama perjalanan mereka.